Bila Darah Sulit Berhenti

Vera Farah Bararah : detikHealth

detikcom – Jakarta, Pada orang normal saat terluka, trombosit akan saling menempel satu sama lain dan membentuk agregat sehingga darah yang keluar bisa berhenti. Tapi ada juga orang yang luka sedikit saja, darahnya terus mengucur atau sulit berhenti.

Bila mengalami kondisi seperti itu, artinya ada masalah dengan protein dalam sel darah merahnya yang disebut dengan faktor von Willebrand (VWF).

Penyakit von Willebrand (VWD) adalah salah satu penyakit gangguan perdarahan yang diturunkan dari gen orangtuanya. Faktor von Willebrand ini penting karena mengontrol perdarahan dan proses pembekuan darah.

“Jika tidak memiliki faktor ini, maka trombosit yang ada hanya akan melayang-layang saja atau tidak akan bisa menempel dan agregat tidak akan terbentuk sehingga perdarahan terus menerus terjadi,” kata Prof Dr Djajadiman Gatot, SpA(K) dalam jumpa pers menyambut hari hemofilia sedunia 2010 dengan tema “Bersatu Mencapai Pengobatan untuk Semua” di Midori Japanese Restorant, Jakarta, Kamis (15/4/2010).

Secara umum penyakit von Willebrand tidak separah penyakit gangguan perdarahan lainnya. Tapi banyak orang dengan penyakit ini yang tidak menyadari kalau dirinya memiliki gangguan tersebut karena gejala perdarahannya termasuk ringan.

Biasanya hal ini akan menjadi serius jika orang tersebut akan menjalani operasi atau pada perempuan saat mengalami menstruasi dan persalinan.

“Dominasi dari satu gen ini bisa mempengaruhi laki-laki dan perempuan, hal ini berbeda dengan gangguan perdarahan seperti hemofilia yang terletak pada kromosom X. Karena itu penyakit von Willebrand bisa menyerang laki-laki dan juga perempuan,” ujar dokter yang juga Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Hemofilia RSCM, Jakarta.

Terdapat perbandingan 1:1.000 orang didunia yang menderita penyakit ini. Diduga jumlah penderita penyakit ini lebih banyak daripada hemofilia.

Tapi karena gejala yang timbul cenderung ringan, maka hanya sedikit saja yang tahu bahwa dirinya memiliki penyakit von Willebrand dan sebagian besar lainnya tidak terdiagnosis.

“Gejala yang timbul biasanya suka berdarah, biru-biru, mimisan, menstruasi dalam jangka waktu panjang dan perdarahan yang sulit berhenti,” ujar Dr Djajadiman.

Pengobatan yang diberikan pada penderita von Willebrand tergantung dari jenis yang dideritanya. Namun semua pengobatan yang diberikan bertujuan untuk membantu menghentikan perdarahan yang terjadi.