Virus Flu Bisa Picu Penyakit Langka

Merry Wahyuningsih : detikHealth

detikcom – Kaysville, Utah, Virus flu ternyata tak hanya bisa menyebabkan influenza, karena seorang remaja dilaporkan menderita penyakit langka yang dapat mengancam jiwa yang disebabkan oleh virus flu.

Davis Cox, remaja 14 tahun asal Kaysville, Utah, menderita anemia aplastik berat, yaitu kelainan mengancam jiwa yang membahayakan sistem kekebalan tubuhnya. Kondisi ini dipicu oleh virus flu, terutama virus H1N1.

Davis merupakan remaja yang memiliki gaya hidup sehat. Ia sangat suka bermain football, baseball dan berkumpul bersama teman-teman sebayanya, hingga suatu hari keluarga Davis terserang virus flu.

“Dia begitu sehat dan kuat lima hari sebelum gejala mulai muncul. Kami sekelurga sakit flu karena virus yang sama sekitar 5 minggu yang lalu, sebelum Davis mengalami penyakit langka ini,” ungkap Gayle Cox, ibu Davis, seperti dilansir dari KSL, Kamis (5/8/2010).

Anemia aplastik memang jarang terjadi, tetapi ini merupakan gangguan yang serius. Di Amerika Serikat, sekitar 500-1000 orang mengembangkan jenis anemia ini setiap tahun. Gangguan tersebut dua sampai tiga kali lebih umum di negara-negara Asia.

Dilansir dari nhlbi.nih.gov, anemia aplastik atau sering disebut kegagalan sumsum tulang, merupakan kelainan darah yang mana sumsum tulang tubuh tidak cukup membuat sel-sel darah baru.

Jika sumsum tulang tidak dapat membuat cukup sel-sel darah baru, sejumlah masalah kesehatan dapat terjadi, seperti aritmia (gangguan irama jantung), pembesaran hati, gagal jantung, infeksi dan pendarahan. Anemia aplastik berat bahkan dapat menyebabkan kematian.

Gejalanya anemia aplastik adalah sebagi berikut:

Anemia, seperti pucat, lemah, mudah lelah dan jantung berdebar-debar.

Trombositopenia (jumlah trombosit rendah), yang menyebabkan peningkatan risiko pendarahan dan memar.

Leukopenia (jumlah sel darah putih rendah), yang meningkatkan risiko infeksi.

Kelainan ini biasanya disebabkan oleh kelainan gen yang diturunkan. Tapi karena Davis tidak memiliki latar belakang untuk gangguan ini, juga tidak menderita hepatitis atau terpapar senyawa benzena, maka dokter mencurigai bahwa virus flu-lah yang memicu kegagalan sumsum tulang ini.

“Saya pikir flu parah yang disebabkan virus H1N1 yang diderita Davis-lah yang memicu terjadi kelainan pada sumsum tulang belakangnya,” ungkap Dr Hassan Yaish, dokter di Primary Children’s Medical Center yang menangani Davis.

Dr Hassan menjelaskan bahwa rendahnya sel darah putih Davis membuatnya sangat rentan terhadap infeksi dan menurunnya jumlah trombosit membuatnya mudah berdarah. Sedangkan jumlah sel darah merah yang rendah menbuatnya lemah dan sesak napas hampir sepanjang waktu.