Pria Asia Rentan Kena Lupus Karena Kelainan Kromosom Seks

AN Uyung Pramudiarja : detikHealth

detikcom – Los Angeles, Penyakit lupus lebih banyak menyerang wanita usia produktif dan hanya sebagian kecil saja yang menyerang pria. Tapi adanya kelainan genetik pada kromosom seks membuat beberapa pria di Asia rentan terkena penyakit autoimun tersebut.

Pada umumnya manusia memiliki 2 kromosom seks, kecuali pada kasus-kasus tertentu seseorang memiliki 3 kromosom. Pria normal mempunyai kromosom X dan Y, sementara wanita mempunyai 2 kromosom X.

Menurut sebuah penelitian, variasi genetik pada kromosom X dapat meningkatkan risiko terkena lupus. Meski kromosom X merupakan kromosom wanita, namun variasi tersebut lebih berpengaruh pada pria yang hanya mempunyai 1 kromosom X.

Dikutip dari Sciencedaily, Selasa (23/8/2010), sebuah penelitian yang dilakukan di University of California, Los Angeles (UCLA) mengungkap variasi tersebut menyebabkan respons tertentu pada sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, pria dengan variasi tersebut lebih rentan terkena lupus.

Para peneliti menyimpulkan hal itu setelah melakukan pengamatan kromosom terhadap 9.274 orang dari berbagai etnis di wilayah Asia Timur. Tidak semuanya menderita lupus, beberapa orang sehat juga dilibatkan sebagai kontrol pembanding.

Selain berhubungan dengan jenis kelamin, peneliti menyimpulkan bahwa pengaruh variasi genetik tersebut juga berhubungan dengan etnis seseorang. Dalam penelitian tersebut, pengaruhnya teramati lebih kuat pada pria China dan Jepang.

Dikatakan oleh para peneliti, temuan ini akan membantu memahami pengaruh faktor genetis terhadap penyakit lupus. Dengan pemahaman tersebut, pengembangan terapi bisa diarahkan pada target yang lebih tepat.

Penelitian tersebut didanai oleh Lupus Institute, sebuah organisasi nirlaba yang didirikan utnuk mendukung penelitian tentang lupus. Hasilnya telah dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences edisi 23 Agustus 2010.