Obat-obatan dari Bumbu Dapur


Liputan6.com, Jakarta: Makanan atau bahan makanan dari dapur ternyata bisa menjadi obat untuk mengatasi gejala flu, demam, bahkan jerawat. Kok, bisa? Perhatikan jenis makanan dan bahan makanan yang layak dicoba di bawah ini.

Sup Ayam
Saat terkena gejala masuk angin, orang Amerika mengonsumsi sup ayam. Berdasarkan penelitian Universitas Nebraska, sup ayam menghalangi pergerakan sel darah putih dan mengurangi gejala infeksi saluran pernafasan atas.

Bawang Putih
Orang Indian, penduduk asli benua Amerika, menggunakan bawang putih untuk mengobati sengatan lebah. Haluskan bawang putih dan bungkus dengan kain. Gosokkan ke bagian tubuh yang kena sengatan.

“Sengatan lebah mengandung asam dan komponen alami bawang putih akan menetralkan luka,” kata Ranella Hirsch, asisten profesor di Boston University`s School of Medicine di Massachusetts dan mantan Ketua American Society of Cosmetic Dermatology and Aesthetic Surgery,  seperti dikutip dari majalah Woman`s Day.

Teh Herbal Chamomile Ditambah Madu dan Brendi
Saat mengalami gejala masuk angin, orang Yunani mengatasinya dengan teh herbal chamomile (sejenis bunga matahari) ditambah madu dan brendi. Masukkan satu sendok teh daun teh chamomile, sebatang kayu manis, tiga butir cengkeh, dan kulit jeruk atau jeruk nipis, dalam teko berisi air panas.

Diamkan selama lima menit. Tuangkan dalam cangkir dan tambahkan satu sendok teh madu dan beri sedikit Metaxa, brendi Yunani. Teh siap untuk diminum.

“Ini mungkin bisa membantu. Chamomile memiliki sifat membuat kita santai. Madu bisa membantu mengatasi batuk, jeruk, dan jeruk nipis, digunakan dalam produk pembersih untuk membasmi kuman,” kata Kathi Kemper, penulis The Holistic Pediatrician and director of the Center for Integrative Medicine di Wake Forest University`s School of Medicine in North Carolina. “Penggunaan brendi kemungkinan untuk menambah nikmat.”

Teh Jahe
Orang Jepang mengonsumsi teh jahe untuk mengatasi gejala masuk angin dan flu. Masukkan dua sendok teh jahe parut dalam dua pertiga cangkir air panas, tambahkan dua sendok teh gula pasir. Beri beberapa potong jahe segar dan teh jahe siap untuk diminum.

“Jahe bisa merangsang peredaran darah Anda dan membantu tubuh Anda menyingkirkan masuk angin lebih cepat. Jahe juga mengurangi mual dan minum cairan saat anda sakit bisa mengurangi kongesti (jumlah darah atau lendir yg berlebih dalam suatu organ di dalam tubuh),” kata Kemper.

Satu penelitian di Iran menemukan, perempuan yang merasa mual dan muntah rasa sakit mereka berkurang setelah mengonsumsi 1.000 miligram jahe setiap hari.

Teh Herbal Bawang Putih dengan Madu
Saat mengalami gejala masuk angin, orang Spanyol minum teh herbal bawang putih dengan madu. Rebus tiga siung bawang putih dalam tiga cangkir air. Kecilkan api dan tambah setengah cangkir sari buah jeruk nipis segar dan setengah cangkir madu.

Minum setengah cangkir teh itu tiga kali sehari. “Setiap bahan bisa mengurangi masuk angin dan flu. Bawang putih memiliki sifat antibakteri, jeruk nipis mengandung vitamin C, dan madu akan meringankan batuk Anda,” kata Kemper.

Madu dan Kayu Manis
Perempuan Afrika menggunakan madu dan kayu manis untuk mengatasi jerawat dan noda di wajah. Campur empat sendok teh madu dengan tiga sendok teh bubuk kayu manis. Oleskan campuran itu ke wajah sebelum tidur. Madu juga terkenal memiliki sifat menyembuhkan dan melembabkan saat dioleskan ke kulit.

Diamkan sepanjang malam. Gunakan selama dibutuhkan. “Kayu manis merupakan bagian paling penting campuran ini karena mencegah peradangan, serta akan mengurangi kulit merah dan bengkak,” kata Hirsch.(ANT/SHA)