Cara Hindari Serangan Alzheimer


Liputan6.com, Jakarta: Alzheimer adalah suatu kondisi di mana sel-sel saraf di otak mati, sehingga sinyal-sinyal otak sulit ditransmisikan dengan baik. Seseorang dengan penyakit Alzheimer punya masalah dengan ingatan, penilaian, dan berpikir. Penyakit itu juga membuat penderitanya kesulitan untuk bekerja. Bahkan, melakukan kegiatannya sehari-hari.

Kematian sel-sel saraf secara bertahap selama bertahun-tahun membuat penyakit itu sulit dideteksi. Bahkan, umumnya anggota keluarga penderita baru terlambat menyadari adanya gejala penyakit iru.

Ingin terbebas dari penyakit mengerikan itu? Ikutlah tips-tips di bawah ini:

1. Konsumsi buah dan sayuran secara teratur.
Penelitian yang melibatkan 1836 warga Jepang dan Amerika menemukan bahwa konsumsi jus buah dan sayuran secara teratur dapat mencegah terserang Alzheimer dalam waktu tujuh sampai sembilan tahun mendatang.

2. Makanlah lebih banyak buah yang berakhiran berry.
Strawberry, blackberry, blueberry, mengandung senyawa anthocyanosides. Senyawa itu dapat melawan gangguan memori yang disebabkan radikal bebas.

3. Tingkatkan konsumsi makanan yang mengandung omega 3.
Mengonsmsi makanan yang kaya akan omega 3, seperti salmon, mackerel, dan tuna, dapat memproteksi jaringan otak terserang Alzheimer.

4. Suplemen asam folat.
Asam folat dapat menurunkan kadar homosistein yang dapat meningkatkan fungsi kognitif. Beberapa penelitian menemukan bahwa menurangi kadar homosistein dengan bantuan asam folat dapat meningkatkan fungsi kognitif.

5.Konsumsi Anggur
Lengkapi makan malam Anda dengan segelas anggur merah atau jus anggur. Komponen pada kulit anggur melindungi sel otak dari efek stres yang dapat menyebabkan Alzheimer.

6.Lakukan diet rendah karbohidrat ala mediterania
Diet rendah karbohidrat ala mediterania telah terbukti memiliki resiko lebih rendah terserang Alzheimer dibandungkan dengan mereka yang tidak melakukannya.

7. Kontrol tekanan darah.
Meningkatnya tekanan darah dapat menurunkan fungsi kognitif seseorang. Tekanan darah tinggi atau hipertensi erat kaitannya dengan pikun dan Alzheimer.

8.Sahabat dan Keluarga
Salah satu penelitian menemukan bahwa memiliki kehidupan sosial yang aktif dan dukungan dari teman-teman serta keluarga dapat mencegah Alzheimer dikemudian hari.(Prevention/DC/SHA)